Ini Bahaya Abses Hepar, Infeksi Hati Yang Harus Diwaspadai

Ini bahaya abses hepar, infeksi hati yang harus diwaspadai – Pernah mendengar mengenai penyakit abses hepar? Penyakit Apa itu?

Abses hepar atau dikenal dengan abses hati merupakan sebuah penyakit lubang-lubang kecil pada hati yang penuh dengan nanah akibat infeksi.

Ketika hati terinfeksi parasit, lubang kecil bernanah mungkin dapat muncul.

Ini Bahaya Abses Hepar, Infeksi Hati Yang Harus Diwaspadai

Secara umum, abses hepar digolongkan menjadi dua jenis utama berdasarkan penyebabnya, yakni abses hepar piogenik dan amuba.

Abses hepat piogenik
Seseorang dikatakan mengalami abses hepar piogenik ketika mengalami infeksi bakteri atau jamur yang menyebabkan terbentuknya kantong nanah dalam hati.

Selain dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan di sekitar hati, abses jenis ini juga dapat mengakibatkan rasa sakit dan pembengkakan di perut. Rasa sakit akibat abses hepar seringkali dirasakan pada perut bagian kanan atas.

Penting diperhatikan, jika Anda atau ada kerabat yang mengalami gejala abses jenis ini sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Karena jika tidak segera ditangani bisa berakibat fatal.

Sedangkan jenis yang kedua adalah abses hepar amuba

Abses jenis ini umumnya disebabkan oleh infeksi parasit E.histolytica yang terjadi di daerah tropis atau subtropis yang padat penduduk atau dengan sanitasinya yang buruk.

Kondisi ini dapat mengakibatkan amuba dari tinja masuk ke mulut dan mukosa usus hingga mencapai sitem vena porta yang melewati organ hati.

Selain abses hepar, infeksi ini juga dapat menyebabkan disentri dan kolitis amuba.

Hal yang harus diwaspadai dari abses jenis ini adalah biasanya infeksi baru terdeteksi selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah Anda bepergian ke daerah endemik abses hepar. Anda juga tidak hanya mengalami satu abses saja, namun juga bisa beberapa abses yag menyerang organ hati.

Gejala-gejala yang biasanya menyertai abses hepar amuba di antaranya:

  • Berkeringat di malam hari
  • Mual dan muntah
  • Demam yang naik turun
  • Terjadi penurunan berat badan dan anoreksia
  • Nyeri yang menjalar dari perut hingga bagian kanan atas ke bahu kanan
  • Sesak napas dan batuk akibat iritasi diafragma
  • Sakit kuning.

Namun, kabar baiknya dari abses hepar amuba adalah sekitar 95% pasien dapat sembuh dengan pengobatan obat antimikroba metonidazole.

Penyakit infeksi hati atau abses hepar ini umumnya menyerang siapapun, baik itu pria atau wanita. Namun, ada sebagian orang yang lebih rentan dan berisiko mengalaminya, terutama mereka yang:

  • Berusia lebih dari 70 tahun
  • Bepergian atau tingal di tempat di mana infeksi biasa terjadi
  • Mengonsumsi minuman keras
  • Tidak mendapat nutrisi yang cukup
  • Mengonsumsi obat sperti kortikosteroid atau menjalani kemoterapi
  • Mengalami penyakit tertentu misalnya diabetes, kanker, ataupun melemahnya sistem imun.

Studi menemukan bahwa pengidap diabetes 3,6 kali lebih berisiko mengalami abses hepar

Ini Bahaya Abses Hepar, Infeksi Hati Yang Harus Diwaspadai

Ada banyak kemungkinan komplikasi atau bahaya abses hepar jika tidak segera ditangani, di antaranya yakni: infeksi sekunder, sepsis, serta pecahnya kantong nanah akibat abses yang tidak diobati.

Jika kantong nanah pecah, kuman dapat menyebar ke bagian tubuh lain seperti rongga pleura, peritoneum, dan pericardium (lapisan pelindung jantung).

Kondisi ini tentu saja dikatakan darurat dan harus segera ditangani dengan tindakan operasi dan pengobatan tepat. Jika tidak, penyakit ini bisa menyebabkan kematian.

Itulah informasi mengenai “Ini Bahaya Abses Hepar, Infeksi Hati Yang Harus Diwaspadai“. Semoga dengan mengetahui apa saja bahayanya, Anda akan selalu waspada dan menghindari pemicu infeksi hati seperti stop mengonsumsi minuman beralkohol, dan senantiasa menjaga lingkungan agar tetap bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *